Indonesia′s Leading Integrated EPC & Investment Company

Dewan Direksi

Director of Finance

Ade Wahyu

Direktur Keuangan

Ade Wahyu, Warga Negara Indonesia yang lahir di Palembang pada 30 September 1974 ini menuntaskan pendidikan Akuntansi pada Politeknik Universitas Sriwijaya, dan kemudian melanjutkan gelar Magister Manajemen di Universitas Bina Nusantara.

Ade memulai karirnya di WIKA pada tahun 1995 sebagai staff bagian akuntansi. Karirnya kemudian dipercaya untuk ikut andil pada pembangunan sejumlah proyek diantaranya proyek Irigasi Komering Sumatera Selatan dan Jembatan Suramadu Jawa Timur. Berbagai posisi penting juga pernah dijabat oleh Ade Wahyu diantaranya Manajer Keuangan dan Human Capital baik di WIKA Gedung, Manajer Keuangan WIKA dan berlanjut ke General Manager Keuangan tahun sejak 2016. Ade kemudian ditunjuk sebagai Direktur Keuangan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada tahun 2019 hingga saat ini.

Director of Quality, Health, Safety and Environment

Rudy Hartono

Direktur QHSE

Warga Negara Indonesia yang lahir di Surabaya, 14 Juni 1969 merupakan lulusan Teknik Sipil Institut Teknologi Surabaya pada tahun 1994 dan melanjutkan studi Magister Manajemen di Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin pada tahun 2013.

Selama berkarir di WIKA, Rudy punya segudang portofolio di bidang bangunan dan gedung, termasuk keberhasilannya dalam menyelesaikan Bandar Udara Internasional Kertajati, Jawa Barat sebagai proyek strategis nasional sekaligus bandar udara terbesar kedua di Indonesia. Rudy menjabat sebagai General Manager Departemen Bangunan Gedung WIKA pada tahun 2018-2019 dan berlanjut sebagai Direktur Operasi I WIKA Gedung. Kini melalui RUPST 2019, dirinya dipercaya sebagai Direktur Quality, Health, Safety and Environment.

 

 

Director of Operation I

Hananto Aji

Direktur Operasi I

Warga negara Indonesia, lahir di Surakarta, 5 April 1974, Hananto Aji meraih gelar Sarjana di Universitas Sebelas Maret Surakarta jurusan Teknik Sipil pada 1997. Setelah lulus, Hananto Aji bergabung dengan WIKA.

Sepanjang lebih dari 20 tahun berkarir di WIKA, begitu banyak karya yang masuk dalam portofolio Aji baik sebagai staff hingga level manajer proyek. Aji dikenal handal dalam hal konstruksi bangunan dermaga, itu terbukti dari perannya sebagai sebagai Manajer Proyek pada pembangunan Dermaga Sampit Kalimantan Tengah dan Dermaga Petikemas di Pelabuhan Banjarmasin Kalimantan Selatan, Dermaga Teluk Lamong Jawa Timur. Pada 2017, Aji kemudian dipercaya sebagai Manajer Divisi 5 DSU 3 dan berlanjut sebagai General Manager Sinergi Bisnis pada tahun 2019. Berdasarkan RUPST Tahun Buku 2019, Aji kemudian ditunjuk sebagai Direktur Operasi I WIKA. Ia ditetapkan sebagai Direktur Operasi 1 PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 8 Juni 2020. Sebelumnya ia menjabat sebagai General Manager Departemen Sinergi Bisnis WIKA sejak tahun 2019, Manajer Divisi 5 Departemen Sipil Umum 3 di perusahaan yang sama pada periode 2017-2019 dan Manajer Divisi Korporasi Divisi 2 Departemen Sipil Umum 1 pada 2015

 

 

Director of Human Capital and Business Development

Mursyid

Direktur Human Capital dan Pengembangan

Mursyid, Warga Negara Indonesia kelahiran 3 Desember 1968 ini merupakan lulusan Teknik Sipil UGM pada tahun 1993 dan pada tahun 2010 mendapatkan gelar Magister Manajemen di universitas yang sama.

Dirinya mengawali karir di WIKA pada tahun 1993 sebagai Staf Seksi Teknik dan telah dipercaya pada beberapa jabatan lainnya seperti Manajer Proyek Pembangunan Dermaga Utara Pelabuhan Laut Batu Ampar pada tahun 2012 – 2013 dan Manajer Divisi Operasi 2 Departemen Sipil Umum 1 pada 2014 -2015. Kemudian di pertengahan tahun 2015, Mursyid dipercaya sebagai General Manager Sipil Umum 1 yang membawahi proyek-proyek infrastrukur yang dikerjakan WIKA di Jabodetabek. Sejak tahun 2017, Mursyid dipercaya sebagai Direktur HC dan Produksi WIKA Beton, dan kini, melalui RUPST Tahun Buku 2019, dirinya mengemban tugas sebagai Direktur Human Capital dan Pengembangan.

Director of Operation III

Sugeng Rochadi

Direktur Operasi III

Sugeng Rochadi lahir di Tuban, 21 Februari 1966 dan merupakan lulusan Teknik Sipil Universitas Merdeka pada tahun 1989 dan pemegang gelar Magister Manajemen yang didapat dari Universitas Negeri Jakarta pada tahun 2016.

Sugeng memulai karirnya pada tahun 1990 di PT Brantas Adipraya. Di BUMN tersebut, Sugeng dipercaya sebagai Kepala Proyek Sadang Maloso II Pinrang Sulawesi Selatan, Kepala Proyek NS Tondano Sulawesi Utara, Kepala Proyek Bendung Bisua Bili-Bili Sulawesi Selatan dll. Karirnya semakin menanjak naik hingga menjadi Kepala Cabang III Surabaya pada tahun 2009. General Manager Produksi pada tahun 2012. Pada tahun 2014, Sugeng kemudian ditunjuk sebagai Direktur Operasi III PT Hutama Karya (Persero) hingga tahun 2020. Melalui RUPST Tahun Buku 2019, Sugeng resmi dipercaya sebagai Direktur Operasi III WIKA.

Director of Operation II

Harum Akhmad Zuhdi

Direktur Operasi II

Lahir di Surabaya, 18 Oktober 1970, Harum Akhmad Zuhdi meraih gelar Sarjana di Institut Teknologi Sepuluh Nopember jurusan Teknik Sipil pada 1994. Pada awal karirnya di WIKA, Harum dipercaya untuk menjadi bagian di sejumlah proyek termasuk proyek PLTGU Grati Pasuruan Jawa Timur dan proyek Bendung Kalibumi.

Setelah sempat berkarya di Departemen Sipil Umum, Harum kemudian ditunjuk untuk mengerjakan pekerjaan di bidang Energy. Harum kemudian dipercaya sebagai Deputy Project Manajer PLTU 2 Banten dan PLTU 2 Sulawesi Utara 2X25 MW. Tuntasnya pembangunan PLTU Ketapang 2x10 MW, Kalimantan Barat tidak terlepas dari campur tangan Harum yang bertindak sebagai Manajer Proyek. Pada tahun 2017, Harum menjabat sebagai Manajer Divisi di Departemen Power Plant & Energy (DPE), berlanjut sebagai Deputy General Manager pada tahun 2018 dan setahun setelahnya mengemban tugas sebagai General Manager DPE RUPST Tahun Buku 2019 kemudian memberikan amanah kepada Harum sebagai Direktur Operasi II WIKA.

President Director

Agung Budi Waskito

Direktur Utama

Agung Budi Waskito resmi menjabat sebagai Direktur Utama WIKA yang ditunjuk melalui RUPST Tahun Buku 2019 pada tanggal 8 Juni 2020 setelah 2 tahun menjabat sebagai Direktur Operasi I. Pria kelahiran Boyolali 17 Juli 1971 ini menyelesaikan studi S1 Teknik Sipil di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada 1995 dan memegang gelar Magister Sumber Daya Air dari Institut Teknologi India pada tahun 2002.

Agung dikenal sebagai ahli bendungan besar dan aktif dalam Komite Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar. Dedikasi tinggi terhadap pembangunan infrastruktur tanah air membuat Agung BW mendapatkan pengakuan internasional berupa ASEAN Outstanding Engineering Achievement 2019.

Telah malang melintang di dunia konstruksi lebih dari 20 tahun, diantaranya menjadi Project Manager untuk proyek proyek besar seperti : Jembatan Cipularang, Jalan Nasional Aceh, Stasiun Kereta di Dubai, beberapa jalan tol dan bendungan, terakhir di proyek bendungan terbesar kedua di Indonesia yaitu Jatigede Dam. Berbagai posisi telah dipercayakan mulai dari Manager Business Development, Manager Divisi, GM Pemasaran, GM Operasi Sipil Umum 1 di Lingkungan PT Wijaya Karya.

HARGA SAHAM

Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA.JK)

ENTITAS ANAK

INVESTASI

PT WIKA Industri Energi
PT Jasamarga Kunciran Cengkareng
PT Jasamarga Bali Tol
PT WIKA Jabar Power
PT Prima Terminal Petikemas
PT Citra Marga Lintas Jabar
PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia
PT Air Minum Indonesia
PT. Trans Pacific Petrochemical Indonesia TPPI
PT Jasamarga Balikpapan Samarinda
PT Jasamarga Manado Bitung